alexametrics
23.7 C
Jayapura
Monday, 27 June 2022

Anies Baswedan Mendadak Toleran, Mazdjo Pray Bongkar Motif Gubernur

Jangan kena pencitraan bahwa Anies itu sudah berubah saudara. Dia melakukan itu karena terpojok. Karena pendukung garis kerasnya, yaitu FPI dulu gangguin gereja-gereja, sudah dibubarkan Jokowi saudara-saudara. Ini adalah paketan Anies cuci dosa buat syahwat politiknya di 2024 saudara. Halah, saudara lagi!

 

FPI itu bukan Anies yang kenceng minta dibubarkan. HTI itu bukan Anies yang minta bubarkan. Intoleran dan radikalisme itu bukan Anies yang kenceng suarakan. Makanya jadi aneh kalau bulan Desember, Anies mendadak toleran hahaha. Anies disebut juga kirim bunga ke gereja. Dengan ukuran yang lumayan.

 

Sekarang coba merayu-rayu dan buat pencitraan sebagai Duta Toleran. Masyarakat kepo sambil ketawa cekikikan. Kalau Anies pura-pura toleran, artinya pemilu sudah dekat kan? Iya, sementara Presiden Jokowi ucapkan Selamat Natal dibilang murtad oleh kadal gurun. Anies menghadiri perayaan dan mengucapkan Selamat Natal dibilang toleran dan anggun.

 

Karena tinggal Anies harapan yang tersisa dari mereka. Yang lain sudah terbongkar kebusukannya semua. Sementara Anies tinggal menunggu keberanian KPK hahaha. Iya! Akhir pekan ini buzzer halal 10 miliar ciptaan LSM MUI DKI dia bikin cerita ilusi ya. Salah satunya adalah Anies Raja Toleran Masa Kini, waduh!

 

Buzzer-buzzer buatan MUI DKI ini juga tetap konsisten memaki Jokowi! Fitnah tokoh-tokoh nasional, hasut dan angkat tagar biar viral meski cuma sehari hahaha. Beginilah kualitas para penyembah kaki hahaha. Anies sedang menebus dosanya sewaktu pilgub DKI, sekarang menjadi toleran dan menambahkan bahwa Jakarta adalah rumah bersama.

 

Setelah 2024 bisa jadi kumat lagi hahaha. Dulu demi melawan Ahok, dia deketin dan manfaatin FPI dan gerombolannya sampai Sowan ke Rizieq segala, kasih hibah ke ormas pemujanya. Sekarang mau tahun 2024, ah, mendadak cari muka ke pemeluk agama lain biar terlihat toleran. Dan mantan-mantan FPI ditinggal sendirian, nggak dipakai lagi karena berpotensi merugikan.

Jangan kena pencitraan bahwa Anies itu sudah berubah saudara. Dia melakukan itu karena terpojok. Karena pendukung garis kerasnya, yaitu FPI dulu gangguin gereja-gereja, sudah dibubarkan Jokowi saudara-saudara. Ini adalah paketan Anies cuci dosa buat syahwat politiknya di 2024 saudara. Halah, saudara lagi!

 

FPI itu bukan Anies yang kenceng minta dibubarkan. HTI itu bukan Anies yang minta bubarkan. Intoleran dan radikalisme itu bukan Anies yang kenceng suarakan. Makanya jadi aneh kalau bulan Desember, Anies mendadak toleran hahaha. Anies disebut juga kirim bunga ke gereja. Dengan ukuran yang lumayan.

 

Sekarang coba merayu-rayu dan buat pencitraan sebagai Duta Toleran. Masyarakat kepo sambil ketawa cekikikan. Kalau Anies pura-pura toleran, artinya pemilu sudah dekat kan? Iya, sementara Presiden Jokowi ucapkan Selamat Natal dibilang murtad oleh kadal gurun. Anies menghadiri perayaan dan mengucapkan Selamat Natal dibilang toleran dan anggun.

 

Karena tinggal Anies harapan yang tersisa dari mereka. Yang lain sudah terbongkar kebusukannya semua. Sementara Anies tinggal menunggu keberanian KPK hahaha. Iya! Akhir pekan ini buzzer halal 10 miliar ciptaan LSM MUI DKI dia bikin cerita ilusi ya. Salah satunya adalah Anies Raja Toleran Masa Kini, waduh!

 

Buzzer-buzzer buatan MUI DKI ini juga tetap konsisten memaki Jokowi! Fitnah tokoh-tokoh nasional, hasut dan angkat tagar biar viral meski cuma sehari hahaha. Beginilah kualitas para penyembah kaki hahaha. Anies sedang menebus dosanya sewaktu pilgub DKI, sekarang menjadi toleran dan menambahkan bahwa Jakarta adalah rumah bersama.

 

Setelah 2024 bisa jadi kumat lagi hahaha. Dulu demi melawan Ahok, dia deketin dan manfaatin FPI dan gerombolannya sampai Sowan ke Rizieq segala, kasih hibah ke ormas pemujanya. Sekarang mau tahun 2024, ah, mendadak cari muka ke pemeluk agama lain biar terlihat toleran. Dan mantan-mantan FPI ditinggal sendirian, nggak dipakai lagi karena berpotensi merugikan.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/