alexametrics
26.7 C
Jayapura
Monday, 23 May 2022

PAD Manokwari, Simatupang: Bukan Terjadi Kebocoran

MANOKWARI — Kepala Dinas Perhubungan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Manokwari, Albert Simatupang menegaskan, tahun ini pendapatan asli daerah (PAD) dari instansi yang dipimpinnya menurun, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kami mengakui PAD tidak mencapai target. Bukan karena, kami lalai dan malas. Itu kerena di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 ini mulai dari Maret, PAD Dinas Perhubungan sangat menurun. Kami sudah rapat dan evaluasi dengan Sekda dan Bappeda,” tegas Simatupang kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (19/8).

Bahkan, kata Simatupang tahun in ada kendala serius yang dihadapi sehingga sangat memengaruhi PAD di instansi yang dipimpinnya.

“Kendalanya adalah wabah itu tidak kita inginkan. Contoh, seperti parkiran ASDP Dermaga Marampa, kapal di situ lockdown selama beberapa bulan sehingga tak ada aktivitas,” kata Simatupang.

Baca Juga :  Pjs Bupati Manokwari: ASN Wajib Jaga Netralitas

“Sementara parkiran di Pasar Wosi dan Sanggeng, aktivitas masyarakat semakin menurun. Itu sebabnya, PAD kami menurun. Ini bukan terjadi kebocoran, tapi kita diperhadapkan dengan pandemi Covid-19. Persentasinya menurun sekira 60 persen. Mudah-mudahan di semester dua ini, bisa kita upayakan,” tandas Simatupang.(xlo)

MANOKWARI — Kepala Dinas Perhubungan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Manokwari, Albert Simatupang menegaskan, tahun ini pendapatan asli daerah (PAD) dari instansi yang dipimpinnya menurun, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kami mengakui PAD tidak mencapai target. Bukan karena, kami lalai dan malas. Itu kerena di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 ini mulai dari Maret, PAD Dinas Perhubungan sangat menurun. Kami sudah rapat dan evaluasi dengan Sekda dan Bappeda,” tegas Simatupang kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (19/8).

Bahkan, kata Simatupang tahun in ada kendala serius yang dihadapi sehingga sangat memengaruhi PAD di instansi yang dipimpinnya.

“Kendalanya adalah wabah itu tidak kita inginkan. Contoh, seperti parkiran ASDP Dermaga Marampa, kapal di situ lockdown selama beberapa bulan sehingga tak ada aktivitas,” kata Simatupang.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-75 RI di Dataran Warprasi Khidmat

“Sementara parkiran di Pasar Wosi dan Sanggeng, aktivitas masyarakat semakin menurun. Itu sebabnya, PAD kami menurun. Ini bukan terjadi kebocoran, tapi kita diperhadapkan dengan pandemi Covid-19. Persentasinya menurun sekira 60 persen. Mudah-mudahan di semester dua ini, bisa kita upayakan,” tandas Simatupang.(xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/