alexametrics
25.7 C
Jayapura
Wednesday, 25 May 2022

Banteng Sulut Pekikan `Puan Presiden`

RADARPAPUA.ID— Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan waktu bertemu dengan tiga pilar PDI Perjuangan dalam kunjungannya di Manado, kemarin. Pertemuan dilakukan di Hotel Luwansa, Manado.

Seluruh struktural DPD dan DPC hadir. Begitu juga anggota Fraksi PDI Perjuangan se-Sulut dan kepala daerah kader partai memenuhi undangan. Pekikan ‘Puan Presiden’ terdengar di lokasi kegiatan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Olly Dondokambey yang juga diketahui Bendahara Umum PDI Perjuangan membuka kegiatan tersebut dengan sambutan. Gubernur Sulut ini membeber sejumlah prestasi PDI Perjuangan dari Pilkada tahun 2015. Bahkan di hadapan Puan Maharani, Olly sudah pasang target untuk Pileg 2024. Tak tanggung-tanggung, semua kursi Ketua DPRD di seluruh daerah di Sulut dilirik.

Saat ini, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, PDIP telah mengisi 12 kursi Ketua DPRD dan 4 kursi wakil ketua DPRD. “Ini jadi target supaya 15 kabupaten/kota bisa jadi ketua DPRD,” kata Olly Dondokambey dalam rapat koordinasi tiga pilar PDI Perjuangan.

Dia mengatakan, PDIP Sulut sejak pilkada serentak 2015 bisa menangkan 4 pilkada, di 2017 menang 1 dari 2 pilkada, 2018 menang 5 dari 6 pilkada, dan 2020 menang 7 dari 8 pilkada.

“Ini jadi kebanggaan karena hasil kerja bersama sehingga bisa merasakan apa yang didapati hari ini. Sehingga apa yang didapati sekarang, cukup signifikan untuk menangkan pilpres dan pileg 2024,” terang OD.

Di pileg akhir, kursi PDIP Sulut naik. Dari 102 menjadi 142 kursi. Hasil itu, kata OD, karena semua struktur dari bawah bekerja. “Jadi, di Sulut tetap solid menangkan pilpres. Tak ada intervensi di mana-mana. Capresnya tetap Puan Maharani. Ini harapan seluruh kader agar bisa terwujud di pilpres 2024,” tutupnya.

Mendengar prestasi ini, Puan memuji Olly. Di hadapan peserta rakor, Puan menuturkan jika Sulut sangat istimewa. “Saya tak bosan datang Sulut,” kata Puan. Dia bercerita, ketika baru turun mobil, sempat bertanya ke Olly apa yang harus disampaikan. “Dijawab, seperti biasa saja. Kalau di Sulut semuanya solid dan Oke,” tukas Puan. Dari uraian Olly mengenai pencapaian PDI Perjuangan Sulut, Puan menilai terjadi peningkatan signifikan. “Setiap periode ada kenaikan. Sekarang punya 142 kursi dari 102. Artinya itu signifikan. Saya akui terjadi saat dua periode kepemimpinan Pak Olly.  Saya pikir-pikir nanti Kalau sudah gak Pak Olly, siapa ya? Agar supaya Sulut ini tetap solid,” sebutnya.

Baca Juga :  Survei PSI: Airlangga Hartarto Paling Layak jadi Presiden 2024

Dikatakannya, dalam waktu tak cukup lama terjadi perubahan. Kenaikan ini menurut Puan karena kesolidan yang terus terjaga. Dia menuturkan, jumlah penduduk Sulut kecil, tapi kalau di peta merah semua. “Karena kepala daerah dan ketua DPRD dari kita. Itu mewarnai Sulawesi. Kuncinya kemenangan itu yakni soliditas. Tentu ada pemimpin bisa rangkul dan buat satu barisan. Ada sosok yang bisa merangkul. Ini harus dilakukan secara nasional,” katanya.

Dituturkan Puan, semua daerah di Indonesia harus contohi Sulut. “Bagaimana caranya semua daerah bisa seperti Sulut ya? Kalau kita seperti ini, solid terus,  saya yakin 2024 kita menang lagi. Sulut menang, nasional menang lagi,” tukasnya

Dalam rakor tersebut, Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan ini terus mengingatkan kader banteng di Sulut agar tetap solid. “Untuk Sulut jaga kesolidan. Meski saya dengar dari Pak Olly Sulut sampai saat ini solid,” ujar Puan.

Dia juga mengingatkan agar jangan sampai perjuangan yang selama ini dilakukan hanya hancur oleh karena ulah oknum-oknum. “Jangan sampai perjuangan kita porak-poranda karena ada oknum yang ambisi,” sindirnya.

Puan meminta Banteng Sulut persiapkan diri menuju pileg/pilpres 14 Februari 2024.  “2 tahun setelah hari ini ada pileg dan pilpres. Awal Februari 2024 sudah mulai. Pertengahan tahun, kita harus sudah tetapkan DCT dan siapa capres kita.  Artinya, waktu kita pendek. Jadi, kerja politik harusnya tahun ini. Siapkan dari sekarang,” pintanya.

Perjuangan paling berat, kata Puan, yakni menuju 24 Februari 2024. Dia menantang agar PDIP Sulut bisa membuktikan menambah kursi. “PDIP Sulut makin besar. Hampir semua kepala daerah dari PDIP. Tapi dengan solid seperti ini saya yakin kita bisa. Jangan ada ego,” pungkasnya.

Hadir dalam rakor ini, Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar yang juga Bupati Minahasa Selatan, Bendahara Andrei Angouw yang adalah Wali Kota Manado, Wakil Ketua DPD Fransiscus Silangen yang duduk di kursi Ketua DPRD Sulut, serta para kader dan pimpinan sayap partai. Di antaranya Banteng Muda Indonesia Sulut yang dipimpin Rio Dondokambey.(gel)

RADARPAPUA.ID— Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan waktu bertemu dengan tiga pilar PDI Perjuangan dalam kunjungannya di Manado, kemarin. Pertemuan dilakukan di Hotel Luwansa, Manado.

Seluruh struktural DPD dan DPC hadir. Begitu juga anggota Fraksi PDI Perjuangan se-Sulut dan kepala daerah kader partai memenuhi undangan. Pekikan ‘Puan Presiden’ terdengar di lokasi kegiatan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Olly Dondokambey yang juga diketahui Bendahara Umum PDI Perjuangan membuka kegiatan tersebut dengan sambutan. Gubernur Sulut ini membeber sejumlah prestasi PDI Perjuangan dari Pilkada tahun 2015. Bahkan di hadapan Puan Maharani, Olly sudah pasang target untuk Pileg 2024. Tak tanggung-tanggung, semua kursi Ketua DPRD di seluruh daerah di Sulut dilirik.

Saat ini, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, PDIP telah mengisi 12 kursi Ketua DPRD dan 4 kursi wakil ketua DPRD. “Ini jadi target supaya 15 kabupaten/kota bisa jadi ketua DPRD,” kata Olly Dondokambey dalam rapat koordinasi tiga pilar PDI Perjuangan.

Dia mengatakan, PDIP Sulut sejak pilkada serentak 2015 bisa menangkan 4 pilkada, di 2017 menang 1 dari 2 pilkada, 2018 menang 5 dari 6 pilkada, dan 2020 menang 7 dari 8 pilkada.

“Ini jadi kebanggaan karena hasil kerja bersama sehingga bisa merasakan apa yang didapati hari ini. Sehingga apa yang didapati sekarang, cukup signifikan untuk menangkan pilpres dan pileg 2024,” terang OD.

Di pileg akhir, kursi PDIP Sulut naik. Dari 102 menjadi 142 kursi. Hasil itu, kata OD, karena semua struktur dari bawah bekerja. “Jadi, di Sulut tetap solid menangkan pilpres. Tak ada intervensi di mana-mana. Capresnya tetap Puan Maharani. Ini harapan seluruh kader agar bisa terwujud di pilpres 2024,” tutupnya.

Mendengar prestasi ini, Puan memuji Olly. Di hadapan peserta rakor, Puan menuturkan jika Sulut sangat istimewa. “Saya tak bosan datang Sulut,” kata Puan. Dia bercerita, ketika baru turun mobil, sempat bertanya ke Olly apa yang harus disampaikan. “Dijawab, seperti biasa saja. Kalau di Sulut semuanya solid dan Oke,” tukas Puan. Dari uraian Olly mengenai pencapaian PDI Perjuangan Sulut, Puan menilai terjadi peningkatan signifikan. “Setiap periode ada kenaikan. Sekarang punya 142 kursi dari 102. Artinya itu signifikan. Saya akui terjadi saat dua periode kepemimpinan Pak Olly.  Saya pikir-pikir nanti Kalau sudah gak Pak Olly, siapa ya? Agar supaya Sulut ini tetap solid,” sebutnya.

Baca Juga :  Hasil Survei, Elektabilitas Airlangga Hartarto dan Partai Golkar Tertinggi

Dikatakannya, dalam waktu tak cukup lama terjadi perubahan. Kenaikan ini menurut Puan karena kesolidan yang terus terjaga. Dia menuturkan, jumlah penduduk Sulut kecil, tapi kalau di peta merah semua. “Karena kepala daerah dan ketua DPRD dari kita. Itu mewarnai Sulawesi. Kuncinya kemenangan itu yakni soliditas. Tentu ada pemimpin bisa rangkul dan buat satu barisan. Ada sosok yang bisa merangkul. Ini harus dilakukan secara nasional,” katanya.

Dituturkan Puan, semua daerah di Indonesia harus contohi Sulut. “Bagaimana caranya semua daerah bisa seperti Sulut ya? Kalau kita seperti ini, solid terus,  saya yakin 2024 kita menang lagi. Sulut menang, nasional menang lagi,” tukasnya

Dalam rakor tersebut, Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan ini terus mengingatkan kader banteng di Sulut agar tetap solid. “Untuk Sulut jaga kesolidan. Meski saya dengar dari Pak Olly Sulut sampai saat ini solid,” ujar Puan.

Dia juga mengingatkan agar jangan sampai perjuangan yang selama ini dilakukan hanya hancur oleh karena ulah oknum-oknum. “Jangan sampai perjuangan kita porak-poranda karena ada oknum yang ambisi,” sindirnya.

Puan meminta Banteng Sulut persiapkan diri menuju pileg/pilpres 14 Februari 2024.  “2 tahun setelah hari ini ada pileg dan pilpres. Awal Februari 2024 sudah mulai. Pertengahan tahun, kita harus sudah tetapkan DCT dan siapa capres kita.  Artinya, waktu kita pendek. Jadi, kerja politik harusnya tahun ini. Siapkan dari sekarang,” pintanya.

Perjuangan paling berat, kata Puan, yakni menuju 24 Februari 2024. Dia menantang agar PDIP Sulut bisa membuktikan menambah kursi. “PDIP Sulut makin besar. Hampir semua kepala daerah dari PDIP. Tapi dengan solid seperti ini saya yakin kita bisa. Jangan ada ego,” pungkasnya.

Hadir dalam rakor ini, Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar yang juga Bupati Minahasa Selatan, Bendahara Andrei Angouw yang adalah Wali Kota Manado, Wakil Ketua DPD Fransiscus Silangen yang duduk di kursi Ketua DPRD Sulut, serta para kader dan pimpinan sayap partai. Di antaranya Banteng Muda Indonesia Sulut yang dipimpin Rio Dondokambey.(gel)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/