alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

TRAGIS! Perahu Terbalik, Satu Keluarga Tenggelam, 1 Balita Tewas, 1 Bayi…

RADARPAPUA.ID – Kecelakaan perahu yang mengakibatkan korban nyawa kembali terjadi di Bitung, Sulawesi Utara.

Seorang balita Rehan Tampilang (2) ditemukan meninggal akibat perahu terbalik di perairan Madidir, Bitung, sekira pukul 18.45 Wita, Selasa (8/3).

Sementara satu bayi lainnya Akbar Tampilang (1) masih dalam pencarian.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, peristiwa nahas tersebut terjadi ketika perahu pakura bertolak dari pantai Dodik menuju Lembeh dengan penumpang Atika Puspita (23), ibu kandung dari dua anak korban dan operator perahu pakura Herman Manoarfa (50), warga Kelurahan Girian Indah.

Air laut tiba-tiba masuk dari bodi bagian bawah perahu pakura hingga tenggelam. Atika dan Herman selamat setelah ditolong perahu nelayan yang kebetulan lewat. Namun dua anaknya tidak.

Baca Juga :  Gugah Hati Masyarakat, Mahasiswa KKN Sosialisasi Bahaya Covid-19

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Bitung Sabar Maima Hasugian SAP membenarkan musibah tenggelamnya perahu pakura tersebut.

Setelah PPLP menerima laporan dari Joko Widianto (29), personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Bitung dan pelapor ikut di atas KN – P.331 mengadakan penyisiran pencarian anak yang hilang tenggelam di sekitar perairan Madidir Sion dan sekitarnya pada pukul 19.00 Wita.

“Setelah menerima laporan tersebut personel bersama pelapor langsung bergerak mengadakan penyisiran pencarian anak yang hilang tenggelam di sekitar perairan Madidir Sion dan sekitarnya di perairan Kolam Bandar Bitung,” jelasnya, Rabu (9/3).

RADARPAPUA.ID – Kecelakaan perahu yang mengakibatkan korban nyawa kembali terjadi di Bitung, Sulawesi Utara.

Seorang balita Rehan Tampilang (2) ditemukan meninggal akibat perahu terbalik di perairan Madidir, Bitung, sekira pukul 18.45 Wita, Selasa (8/3).

Sementara satu bayi lainnya Akbar Tampilang (1) masih dalam pencarian.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, peristiwa nahas tersebut terjadi ketika perahu pakura bertolak dari pantai Dodik menuju Lembeh dengan penumpang Atika Puspita (23), ibu kandung dari dua anak korban dan operator perahu pakura Herman Manoarfa (50), warga Kelurahan Girian Indah.

Air laut tiba-tiba masuk dari bodi bagian bawah perahu pakura hingga tenggelam. Atika dan Herman selamat setelah ditolong perahu nelayan yang kebetulan lewat. Namun dua anaknya tidak.

Baca Juga :  Kronologi Pencari Ikan Hilang Dua Hari dan Ditemukan Tewas di Danau Tondano

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Bitung Sabar Maima Hasugian SAP membenarkan musibah tenggelamnya perahu pakura tersebut.

Setelah PPLP menerima laporan dari Joko Widianto (29), personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Bitung dan pelapor ikut di atas KN – P.331 mengadakan penyisiran pencarian anak yang hilang tenggelam di sekitar perairan Madidir Sion dan sekitarnya pada pukul 19.00 Wita.

“Setelah menerima laporan tersebut personel bersama pelapor langsung bergerak mengadakan penyisiran pencarian anak yang hilang tenggelam di sekitar perairan Madidir Sion dan sekitarnya di perairan Kolam Bandar Bitung,” jelasnya, Rabu (9/3).

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/