alexametrics
30.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

NGERI! Anak Plt Kajati Sulut Dikejar Ratusan Lebah, Lari, Sempat Telepon,…

RADARPAPUA.ID — Berita duka datang dari anak Plt Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Fredy Runtu SH, yang meninggal dunia usai digigit lebah, Senin (17/01/2022) sekira pukul 15.00 WITA di lokasi perkebunan pribadi keluarga, di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Keterangan dari saksi Jhon Runtu, dimana korban Bryce Runtu (31), bersama tiga orang lainnya yakni supir, ayah mertua dan saudaranya yang juga adalah anak dari saksi, sedang memetik cabai di kebun milik korban.

 

Tanpa diduga, pada saat itu, tiba-tiba muncul ratusan lebah yang langsung menyerang mereka dari salah satu pohon. Dengan keadaan panik mereka berempat pun berhamburan lari untuk menyelamatkan diri.

 

Saat sedang dikejar lebah, korban sempat menelpon saksi untuk menyampaikan bahwa saat ini mereka lagi dikejar lebah. “Saat digigit Tampaner, dia (Bryce, red) sempat menelpon mengatakan digigit Tampaner. Saya langsung lari ke bawah kebun. Sampai disana Bryce masih teriak-teriak,” ungkap dia.

Baca Juga :  TRAGIS! Perahu Terbalik, Satu Keluarga Tenggelam, 1 Balita Tewas, 1 Bayi...

 

Menurut Jhon, memang banyak lebah yang menggigit. Saat dalam evakuasi korban, dirinya mengatakan langsung membuat api untuk mengusir lebah dari badan korban. “Saya meminta macis (korek api) kepada orang tua mantu Bryce. Saya bakar daun pisang yang kering, dan mendekatkan ke tubuh Bryce. Tampaner (lebah, red) memang takut api,” katanya.

 

Melihat kondisi korban, kemudian dia langsung mencari pertolongan untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun disayangkan, karena perlu beberapa menit sampai ada yang bersedia mengantarkan korban.

RADARPAPUA.ID — Berita duka datang dari anak Plt Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Fredy Runtu SH, yang meninggal dunia usai digigit lebah, Senin (17/01/2022) sekira pukul 15.00 WITA di lokasi perkebunan pribadi keluarga, di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Keterangan dari saksi Jhon Runtu, dimana korban Bryce Runtu (31), bersama tiga orang lainnya yakni supir, ayah mertua dan saudaranya yang juga adalah anak dari saksi, sedang memetik cabai di kebun milik korban.

 

Tanpa diduga, pada saat itu, tiba-tiba muncul ratusan lebah yang langsung menyerang mereka dari salah satu pohon. Dengan keadaan panik mereka berempat pun berhamburan lari untuk menyelamatkan diri.

 

Saat sedang dikejar lebah, korban sempat menelpon saksi untuk menyampaikan bahwa saat ini mereka lagi dikejar lebah. “Saat digigit Tampaner, dia (Bryce, red) sempat menelpon mengatakan digigit Tampaner. Saya langsung lari ke bawah kebun. Sampai disana Bryce masih teriak-teriak,” ungkap dia.

Baca Juga :  20-an Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik

 

Menurut Jhon, memang banyak lebah yang menggigit. Saat dalam evakuasi korban, dirinya mengatakan langsung membuat api untuk mengusir lebah dari badan korban. “Saya meminta macis (korek api) kepada orang tua mantu Bryce. Saya bakar daun pisang yang kering, dan mendekatkan ke tubuh Bryce. Tampaner (lebah, red) memang takut api,” katanya.

 

Melihat kondisi korban, kemudian dia langsung mencari pertolongan untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun disayangkan, karena perlu beberapa menit sampai ada yang bersedia mengantarkan korban.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/