alexametrics
30.7 C
Jayapura
Thursday, 18 August 2022

Yere Cedera, Ganda Malaysia Akui Menang Faktor Keberuntungan, Aaron Chia: Skor 18-20, Kami Pasrah

RADARPAPUA.ID–Ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengaku angkat topi dengan keputusan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menolak menyudahi laga meski menderita cedera lutut di babak perempat final Indonesia Open 2022.

Yere, yang berpasangan dengan Pramudya Kusumawardana, terpaksa harus menyerah dengan skor 14-21, 21-12, dan 22-20 dari Aaron/Wooi Yik setelah lutut Yere cedera saat skor menunjukkan angka 18-20 untuk kedunggulan pasangan Indonesia.

Kendati demikian, Yere menolak menyudahi pertandingan. Ia memaksakan diri bertanding dengan kondisi kaki pincang. Akibatnya, Pram harus pontang-panting meladeni serangan Aaron/Soh hingga akhirnya mereka kalah.

Aaron/Wooi Yik pun tidak menampik bahwa kemenangan mereka hari ini jelas karena ada faktor keberuntungan akibat cederanya Yere.

“Ketika skor sudah 18-20, tentunya kami sudah pasrah akan kalah meskipun kami tidak menyerah. Tapi kemudian Yeremia cedera,” kata Aaron.

“Jelas kemenangan kami hari ini ada faktor keberuntungan karena hal itu,” tambah Wooi Yik tak memungkiri.

Lebih lanjut, keduanya menuturkan bahwa jika mereka yang berada di posisi Yeremia, mereka juga tidak akan mau menyerah sampai laga usai.

“Kalau posisinya ditukar kami yang unggul 20-18, tentu kami juga akan bersikap seperti Yeremia. Semangat juangnya sangat luar biasa, kalian semua lihat sendiri,” ujar Aaron.

“Saya sangat respek dengan Yeremia. Semoga dia cepat pulih,” tutup Aaron.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Ganda putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengaku angkat topi dengan keputusan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menolak menyudahi laga meski menderita cedera lutut di babak perempat final Indonesia Open 2022.

Yere, yang berpasangan dengan Pramudya Kusumawardana, terpaksa harus menyerah dengan skor 14-21, 21-12, dan 22-20 dari Aaron/Wooi Yik setelah lutut Yere cedera saat skor menunjukkan angka 18-20 untuk kedunggulan pasangan Indonesia.

Kendati demikian, Yere menolak menyudahi pertandingan. Ia memaksakan diri bertanding dengan kondisi kaki pincang. Akibatnya, Pram harus pontang-panting meladeni serangan Aaron/Soh hingga akhirnya mereka kalah.

Aaron/Wooi Yik pun tidak menampik bahwa kemenangan mereka hari ini jelas karena ada faktor keberuntungan akibat cederanya Yere.

“Ketika skor sudah 18-20, tentunya kami sudah pasrah akan kalah meskipun kami tidak menyerah. Tapi kemudian Yeremia cedera,” kata Aaron.

“Jelas kemenangan kami hari ini ada faktor keberuntungan karena hal itu,” tambah Wooi Yik tak memungkiri.

Lebih lanjut, keduanya menuturkan bahwa jika mereka yang berada di posisi Yeremia, mereka juga tidak akan mau menyerah sampai laga usai.

“Kalau posisinya ditukar kami yang unggul 20-18, tentu kami juga akan bersikap seperti Yeremia. Semangat juangnya sangat luar biasa, kalian semua lihat sendiri,” ujar Aaron.

“Saya sangat respek dengan Yeremia. Semoga dia cepat pulih,” tutup Aaron.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/