alexametrics
25.7 C
Jayapura
Sunday, 3 July 2022

Final Liga Champions, Ini Prediksi Legenda Liverpool dan Real Madrid

RADARPAPUA.ID–Siapakah yang mengangkat trofi juara Liga Champions musim ini? Mantan pemain yang pernah membela dua klub tersebut memiliki prediksi terkait pemenang duel antara Liverpool FC versus Real Madrid di Stade de France itu.

Syaratnya pun berbeda. LFC harus mampu mengatasi perlawanan Real di waktu normal atau 90 menit seandainya ingin memenangi Liga Champions kali kedua bersama pelatih Jurgen Klopp. Itu yang diungkapkan oleh Jerzy Dudek, mantan kiper LFC dan Real, kepada Gol Caracol.

Permainan Karim Benzema dkk untuk mencapai final Liga Champions diibaratkan Dudek seperti mesin uap. Sejak perempat final, misalnya, Real tak pernah memastikan kelolosan dalam waktu normal.

Seperti second leg perempat final kontra Chelsea (13/4) dan second leg semifinal menghadapi Manchester City (5/5). Dua laga itu ditentukan lewat babak waktu tambahan.

”Aku tidak ingat tim mana dalam sejarah Liga Champions yang mencapai final dengan cara seperti Real,’’ ucap Dudek yang membawa LFC memenangi Liga Champions 2004–2005 kontra AC Milan.

Mantan bomber timnas Inggris Michael Owen yang juga pernah membela LFC dan Real menganggap Los Merengues paham caranya memenangi sebuah pertandingan. Khususnya saat babak waktu tambahan.

’’Aku pikir Liverpool tidak mau berurusan lama-lama dengan mereka (Real). Jadi, harus selesai dalam 90 menit,’’ tutur Owen sepakat dengan Dudek dilansir Daily Mail.

Sejarah mencatat, Real berpengalaman menuntaskan pertandingan dalam babak waktu tambahan. Tepatnya dalam final Liga Champions 2013–2014 menghadapi Atletico Madrid di Estadio da Luz, Lisbon.

Karim Benzema, Dani Carvajal, Luka Modric, Gareth Bale, dan Marcelo adalah sederet pemain kala itu yang tersisa di skuad Real musim ini. Saat itu Real memenangi laga dengan skor 4-1 lewat tiga gol dalam babak waktu tambahan.

”Dalam final, Anda harus bisa menunjukkan mentalitas kuat. Aku tertarik dengan Klopp yang menyebut timnya memiliki mentalitas monster musim ini. Aku pikir Real pun pemilik mentalitas monster,” sahut mantan gelandang Real dan LFC yang kini menangani Real Sociedad B, Xabi Alonso, dalam wawancara dengan BT Sport.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Siapakah yang mengangkat trofi juara Liga Champions musim ini? Mantan pemain yang pernah membela dua klub tersebut memiliki prediksi terkait pemenang duel antara Liverpool FC versus Real Madrid di Stade de France itu.

Syaratnya pun berbeda. LFC harus mampu mengatasi perlawanan Real di waktu normal atau 90 menit seandainya ingin memenangi Liga Champions kali kedua bersama pelatih Jurgen Klopp. Itu yang diungkapkan oleh Jerzy Dudek, mantan kiper LFC dan Real, kepada Gol Caracol.

Permainan Karim Benzema dkk untuk mencapai final Liga Champions diibaratkan Dudek seperti mesin uap. Sejak perempat final, misalnya, Real tak pernah memastikan kelolosan dalam waktu normal.

Seperti second leg perempat final kontra Chelsea (13/4) dan second leg semifinal menghadapi Manchester City (5/5). Dua laga itu ditentukan lewat babak waktu tambahan.

”Aku tidak ingat tim mana dalam sejarah Liga Champions yang mencapai final dengan cara seperti Real,’’ ucap Dudek yang membawa LFC memenangi Liga Champions 2004–2005 kontra AC Milan.

Mantan bomber timnas Inggris Michael Owen yang juga pernah membela LFC dan Real menganggap Los Merengues paham caranya memenangi sebuah pertandingan. Khususnya saat babak waktu tambahan.

’’Aku pikir Liverpool tidak mau berurusan lama-lama dengan mereka (Real). Jadi, harus selesai dalam 90 menit,’’ tutur Owen sepakat dengan Dudek dilansir Daily Mail.

Sejarah mencatat, Real berpengalaman menuntaskan pertandingan dalam babak waktu tambahan. Tepatnya dalam final Liga Champions 2013–2014 menghadapi Atletico Madrid di Estadio da Luz, Lisbon.

Karim Benzema, Dani Carvajal, Luka Modric, Gareth Bale, dan Marcelo adalah sederet pemain kala itu yang tersisa di skuad Real musim ini. Saat itu Real memenangi laga dengan skor 4-1 lewat tiga gol dalam babak waktu tambahan.

”Dalam final, Anda harus bisa menunjukkan mentalitas kuat. Aku tertarik dengan Klopp yang menyebut timnya memiliki mentalitas monster musim ini. Aku pikir Real pun pemilik mentalitas monster,” sahut mantan gelandang Real dan LFC yang kini menangani Real Sociedad B, Xabi Alonso, dalam wawancara dengan BT Sport.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/