RADARPAPUA.ID- Throttle body atau TB, yang mengatur udara yang masuk ke mesin, sangat penting dalam performa mobil. TB memiliki katup yang berfungsi terbuka dan tertutup sesuai dengan informasi dari sensor Throttle Position Sensor (TPS).
Kotoran yang menempel pada TB, terutama karena partikel debu halus yang lolos dari filter udara, dapat mengganggu aliran udara yang lancar ke mesin.
Baca Juga: Penasaran Dengan Fitur-Fitur Mitsubishi XForce? Berikut Harganya Di Maret 2024
Rendi Kristiya Darmawan, Kepala Mekanik Bengkel Nawilis menjelaskan bahwa mengabaikan pembersihan TB yang kotor dapat memengaruhi performa mobil dan sensor yang terhubung dengannya.
Kotoran yang menempel pada dinding TB dapat menghambat aliran udara, mengakibatkan tarikan mesin yang kurang responsif. Sensor yang terletak pada TB juga dapat terganggu dalam beberapa kasus, menyebabkan pembacaan yang tidak akurat.
Baca Juga: Kemitraan Strategis, Tesla dan CATL Berkolaborasi Dalam Pengembangan Baterai Mobil Listrik
Menurut Davin dari bengkel Elika Automotive Performance di Bursa Otomotif, pembacaan sensor yang tidak akurat dapat menyebabkan masalah kinerja mesin secara keseluruhan. Oleh karena itu, disarankan untuk membersihkan throttle body setiap 10.000 km sekali untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal. (*)