SATU KOMANDO: Karateker Ketua KNPI Pegaf Yustinus Meidodga, didampingi Ketua Panitia Musda II Kabupaten Pegaf Lamek Dowansiba menyerahkan bendera KNPI kepada ketua terpilih, Shem Iba, usai Musda II di Aula SMK Negeri 3 Taigei, Pegaf, Rabu (28/10/20).MANOKWARI — Muswarah daerah (Musda) ke-II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) telah tuntas dan berjalan dengan aman dan kondusif. Menariknya lagi, meskipun dalam ‘ketegangan’ proses pemilihan ketua KNPI, akhirnya Shem Iba terpilih jadi nahkoda organisasi yang jadi laboratorium pemuda ini.
Ketua Panitia Musda II KNPI Pegaf, Lamek Dowansiba menjelaskan, proses musda dan pemilihan ketua KNPI Pegaf definif berjalan dengan aman dan mengedepankan mekanisme demokrasi.
“Musda II dan pemilihan ketua KNPI Pegaf ini menjaadi sejarah baru. Pasalnya, digelar saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92. Ini menjadi momentum bagi pemuda dan generasi muda di Pegaf,” kata Lamek, Kamis (29/10/20).
Lanjut dikatakan Lamek, ketua KNPI terpilih wajib merangkul setiap pemuda dan organisasi kepemudaan di Pegaf.
“Ketua terpilih wajib merangkul semua pemuda di Pegaf untuk berakselerasi dengan pemerintah daerah dan semua elemen dalam pembangunan baik di bidang sumber daya manusia maupun pembangunan fisik. Hal ini untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan,” katanya.
“Kami pun mengapresiasi pemerintah daerah dan semua pihak yang dengan caranya masing-masing dalam mendukung proses musda dan pemilihan ketua KNPI periode 2020 – 2023 ini,” tandas Lamek.(xlo)