Pemerintah Provinsi Papua Mendukung Metode Pembelajaran Matematika Gasing

"Semua kegiatan yang membantu anak-anak sekolah menjadi lebih baik pasti akan didukung," kata Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait.
Menurut Christian, terdapat banyak program yang dapat membantu anak-anak menjadi pintar dalam matematika, dan salah satunya adalah metode Gasing. "Karena itu, bagi pemuda yang belum menggunakan metode lain, maka Gasing merupakan salah satu pilihan," tambah Christian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mamberamo Raya, Agus Peye Nirahuwa, menyatakan bahwa diperlukan proses untuk menerapkan metode Gasing di wilayahnya. Mengingat Mamberamo Raya memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dengan daerah lainnya.
"Kita menyadari bahwa wilayah Mamberamo Raya memiliki cakupan dan jangkauan yang rumit. Kami ingin memulai dengan hal-hal yang sederhana terlebih dahulu. Metode Gasing menuntut ketekunan, jadi kita ingin menggunakan cara yang sederhana untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak-anak, yang sangat penting," ungkap Agus.
Agus berharap suatu saat mereka akan dapat menerapkan metode Gasing di wilayahnya, tetapi saat ini fokus mereka lebih pada peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak di Mamberamo Raya.
"Karena sulitnya mencapai satu sekolah dengan sekolah lainnya di Mamberamo, ditambah lagi kurangnya fasilitas guru yang tersedia di setiap tempat. Kami ingin menjamin keselamatan dan kesejahteraan guru di tempat tugas mereka," jelasnya.
Sebelumnya, sebanyak 100 pelajar sekolah dasar dari tujuh kabupaten di Papua berkesempatan bertemu Presiden Joko Widodo untuk memperlihatkan metode cepat pembelajaran matematika dasar Gasing di Hotel Swissbell pada Jumat (7/7).
Kabupaten-kabupaten yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Maybrat, Biak, Mappi, Manokwari Selatan, dan Sorong.(cepos)


