alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 18 August 2022
- Advertisement -spot_img

TAG

SMRC

Survei SMRC: 62 Persen Rakyat Tolak Jokowi Jadi Capres 2024

Sebanyak 62 persen rakyat Indonesia menolak Presiden Joko Widodo kembali menjadi calon presiden pada pemilihan umum 2024. Kesimpulan ini dipotret oleh survei opini publik secara nasional oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk ‘Sikap Publik Nasional terhadap Amandemen UUD 1945’ yang dirilis secara online pada 15 Oktober 2021 di Jakarta.

Survei SMRC: Calon Presiden Ikut Menentukan Hasil Pileg

Survei eksperimental yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan calon presiden ikut menentukan hasil pemilihan legislatif (pileg).

Survei SMRC: PDIP Berat untuk Memenangkan Prabowo Subianto

Survei eksperimental yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa wacana pencalonan Prabowo Subianto oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak berpengaruh signifikan pada peningkatan suara Prabowo.

Survei SMRC: Kualitas Calon Presiden Menentukan Hasil Pilpres

Di mata pemilih, bukan partai yang menentukan publik akan memilih calon presiden yang mana, melainkan tingkat kedisukaan dan kualitas personal calon presiden.

Survei: Bila Jadi Capres, Ganjar dan Anies Potensial Suara Terbanyak

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan diperkirakan akan mendapat suara terbanyak pertama dan kedua bila keduanya menjadi calon presiden 2024.

Survei SMRC: Prabowo Menurun, Ganjar dan Anies Menguat

Dukungan publik pada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden mengalami penurunan. Sementara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan mengalami peningkatan dukungan publik.

Survei SMRC: PDIP dan Gerindra Cenderung Menurun

Walaupun masih berada pada posisi teratas, suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) cenderung mengalami penurunan.

Survei SMRC: 82 Persen Publik Berpandangan Pancasila Tidak Boleh Diubah

Mayoritas warga, 82%, menilai “Pancasila adalah rumusan terbaik dan tidak boleh diubah atas alasan apapun bagi Indonesia yang lebih baik.”

Saiful Mujani Nilai Amandemen Akan Buat Demokrasi Mundur

JAKARTA– Prof Dr Saiful Mujani MA, peneliti dan guru besar politik Indonesia, mengomentari isu amandemen UUD.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/