Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PKJ 232 – Di Kala Hidupku Tent’ram

V
Penulis: Via Ponamon❯
Ilustrasi
Ilustrasi

Advertisement

 

RADARPAPUA - Lagu PKJ 232 – Di Kala Hidupku Tent’ram mengajak umat untuk tetap mengingat dan memuliakan Tuhan pada saat hidup berada dalam keadaan damai dan tenang.

Nyanyian ini mengingatkan bahwa dalam setiap musim kehidupan, baik saat tenteram maupun saat menghadapi pergumulan, Tuhan tetap layak dipuji dan diandalkan.

Advertisement

Melalui lagu ini, umat didorong untuk hidup dalam syukur, menjaga iman, dan tetap setia kepada Tuhan dalam segala keadaan.

 

Berikut lirik lagunya : 

Advertisement

 

1

Di kala hidupku tent’ram dan senang

dan walau derita penuh,

Engkau mengajarku bersaksi tegas:

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

 

Ref :

S’lamatlah jiwaku,

s’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

 

2

Kendati derita terus menekan

dan Iblis geram menyerbu;

Tuhan menebusku dengan darahNya:

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

 

3

Betapa bahagia, betapa senang:

lenyap segenap dosaku,

dipaku disalib, jeratku lepas:

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

 

4

Sang Kristuslah Hidup dan Jaminanku

sekalipun maut kutempuh.

Baik hidup, baik mati, ‘ku yakin tetap:

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku!

 

5

Ya Tuhan, singkapkanlah kabut pekat;

jemputlah seg’ra umatMu.

Pabila serunai berbunyi gegap;

kuseru: S’lamatlah jiwaku.

 

 

(RP)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

KJ 43 – Tuhan, Kasihani Kami

KJ 43 – Tuhan, Kasihani Kami

Lagu KJ 43 – Tuhan, Kasihani Kami merupakan ungkapan doa umat yang datang kepada Tuhan dengan hati yang rendah dan penuh pengharapan.

 KJ 42 – Tuhan, Kasihani

KJ 42 – Tuhan, Kasihani

Lagu KJ 42 – Tuhan, Kasihani mengajak kita datang kepada Tuhan dengan hati yang rendah dan penuh kesadaran akan kelemahan serta dosa kita.

KJ 41 – Terbukalah Sorga

KJ 41 – Terbukalah Sorga

Lagu KJ 41 – Terbukalah Sorga mengajak kita mengarahkan hati kepada Allah dan menghayati terbukanya jalan persekutuan antara Tuhan dan umat-

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer