Ilustrasi
RADARPAPUA - Lagu PKJ 171 – Di Bawah Sinar Bulan mengajak umat merenungkan kehadiran Tuhan di tengah keheningan malam yang tenang.
Dalam suasana yang damai, nyanyian ini mengingatkan bahwa kasih dan penyertaan Tuhan tetap nyata, bahkan saat dunia terlelap.
Melalui lagu ini, umat diajak merasakan ketenangan dan perlindungan Tuhan, serta mempercayakan hidup sepenuhnya kepada-Nya dalam setiap waktu.
Berikut lirik lagunya :
1
Di bawah sinar bulan
dan bintang berkilauan,
persada termenung.
Segala sawah ladang
terbuai ketenangan,
berselimutkan halimun.
2
Sunyi senyap semua,
rasa tent’ram sempurna
merangkul mendekap.
Jerihnya seharian
bercampur kegetiran
di hawa malam melenyap.
3
Ya Bapa dalam sorga,
kami ‘kan tidur juga
di malam yang teduh.
Ampuni dosa kami,
berkati dan kawali
yang sakit dan yang berkeluh
4
Rembulan di waktunya
tak tampak seluruhnya,
meski tetap lengkap;
di balik yang dilihat
terduga yang tersirat:
yang bulat, utuh dan genap.
5
Berdosalah manusia,
tak tahu secukupnya
keterbatasannya.
Dengan merekayasa
yang gagah dan perkasa,
fatamorgana hasilnya.
6
Ajari kami, Tuhan,
mencari kesungguhan
dan jangan yang semu.
Jadikan kami ramah,
takwa dan sederhana
sebagai anak-anakMu.
7
Akhirnya sambut kami
sehabis menjalani
jangkauan usia;
berilah kedamaian
di saat ajal datang
dan untuk s’lama-lamanya.
(RP)
Editor : Via Ponamon