RADARPAPUA - Lebih dari seabad setelah penemuan makam Tutankhamun yang spektakuler di Lembah Para Raja, para arkeolog masih menemukan makna tersembunyi dari benda-benda yang dikuburkan bersamanya. Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Egyptian Archaeology menyoroti kembali empat baki tanah liat kecil yang sebelumnya dianggap tak penting—dan justru mengungkap peran mereka dalam transfigurasi sakral sang raja muda di alam baka.
Benda-benda ini, berukuran sekitar 7,5 x 4 x 1,2 cm, tampak sederhana dibandingkan dengan kekayaan emas dan permata di sekitar mereka. Namun, konteks penempatannya yang hati-hati di atas tikar, bersama tongkat kayu bersalut emas, menunjukkan peran ritualistik yang mendalam. Howard Carter, penemu makam, menduga tongkat-tongkat itu adalah penyangga. Tapi studi terbaru menunjukkan bahwa baki-baki tanah liat itu merupakan bagian dari ritual pemanggilan Osiris—dewa kematian dan kebangkitan.
Sebagai raja muda yang mewarisi takhta di tengah kekacauan pasca-revolusi keagamaan Akhenaten, Tutankhamun dikenal karena mengembalikan dominasi dewa Amun dan ibukota Thebes. Pemulihan tatanan ini bukan hanya politis, tapi juga spiritual. Sebagaimana dijelaskan dalam Prasasti Restorasi yang didirikannya, Tutankhamun berupaya “memperbaiki apa yang rusak … menolak kekacauan.”
Baki-baki ini diyakini terbuat dari lumpur bukan tanpa alasan. Dalam kepercayaan Mesir Kuno, Osiris digambarkan dengan kulit hijau atau hitam—simbol kesuburan tanah dan kehidupan baru dari lumpur Sungai Nil. Penempatan baki ini mungkin mewakili pemberian air Nil sebagai persembahan suci, bagian dari proses transformasi raja dari sosok Horus semasa hidup menjadi Osiris di kematian.
Dalam konteks ini, benda yang paling “sederhana” justru menjadi simbol terdalam dari kelahiran kembali, keteraturan kosmis, dan legitimasi spiritual. Di balik kemewahan emas, ada lumpur yang membawa makna. Penemuan ini menunjukkan bahwa bahkan benda paling remeh di makam kerajaan pun bisa mengandung pesan agung bagi keabadian.(aj)
Editor : Richard Lawongan