Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Ilmuwan Ciptakan Chip Komputer 5 mm yang Dukung GPS Super Akurat di Perangkat Harian

Prisilia Rumengan • Rabu, 2 Juli 2025 | 19:19 WIB

Chip Komputer (credit: Kaiyi Wu)
Chip Komputer (credit: Kaiyi Wu)

RADARPAPUA - Teknologi penentuan posisi global (GPS) berpotensi mengalami revolusi besar berkat inovasi chip komputer berukuran mungil yang dikembangkan oleh tim ilmuwan internasional.

Chip ini, yang diberi nama chip mikro-sisir atau microcomb, dapat membawa presisi waktu dan lokasi setingkat jam atom optik teknologi yang sebelumnya hanya digunakan oleh NASA dan laboratorium canggih ke perangkat umum seperti smartphone, drone, hingga kendaraan otonom.

Chip berbentuk sisir ini hanya berukuran 5 milimeter namun menyimpan potensi luar biasa.

Dengan struktur seperti gigi sisir, chip ini memungkinkan pembuatan jam atom optik mini yang bisa diintegrasikan ke dalam alat elektronik sehari-hari.

“Jam atom optik jauh lebih presisi dibandingkan jam atom biasa. Dengan chip ini, kita bisa mengurangi kesalahan lokasi GPS dari hitungan meter menjadi hanya beberapa sentimeter,” kata Minghao Qi, profesor teknik listrik dan komputer di Purdue University, yang terlibat dalam riset ini.

Teknologi jam atom selama ini menjadi tulang punggung sistem GPS dan pengaturan waktu global. Ia bekerja dengan mendeteksi osilasi atom menggunakan gelombang mikro, menjaga waktu dengan presisi luar biasa hingga sepersekian miliar detik.

Namun, versi optiknya menggunakan cahaya laser dan mampu mengukur osilasi dengan tingkat ketelitian yang jauh lebih tinggi — menjadikannya ribuan kali lebih akurat.

Kendala utama selama ini adalah ukuran dan kompleksitas jam atom optik yang besar dan mahal. Karena itu, penggunaannya terbatas pada lembaga seperti NASA dan Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST).

Namun, chip mikro-sisir mengubah semua itu. Dengan menggunakan spektrum cahaya yang merata seperti gigi sisir, chip ini menghubungkan frekuensi tinggi dari cahaya laser ke frekuensi radio jembatan penting agar teknologi ini bisa digunakan dalam sistem komunikasi modern.

“Chip ini bekerja seperti dua roda gigi. Satu berputar sangat cepat (frekuensi optik), satu lagi lebih lambat (frekuensi radio).

Kombinasi ini menciptakan sinyal waktu yang sangat stabil yang bisa diproses oleh perangkat elektronik biasa,” ujar tim peneliti dalam pernyataan resminya.

Victor Torres Company, profesor fotonika dari Chalmers University, menambahkan bahwa ukuran kecil chip ini memungkinkan miniaturisasi sistem jam atom tanpa kehilangan akurasi.

Ia optimis, chip ini akan menjadi fitur umum dalam perangkat genggam masa depan.

“Dengan pengembangan lebih lanjut, pencatatan waktu ultra-presisi dapat menjadi standar di ponsel dan komputer, mengubah cara kita memahami dan memanfaatkan navigasi serta pengukuran geospasial,” ujarnya.

Dengan publikasi resmi di jurnal Nature Photonics pada 19 Februari lalu, chip mikro-sisir ini membuka era baru navigasi dan komunikasi yang lebih akurat, cerdas, dan terjangkau.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#chip #Chip Komputer #Teknologi #Ilmuwan #terkecil