RADARPAPUA - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan cara unik menggunakan serbuk sari bunga sebagai bahan untuk membuat kertas dan spons.
Menurut laporan LiveScience, ide ini muncul karena serbuk sari memiliki struktur alami yang kuat dan ramah lingkungan.
Serbuk sari atau pollen biasanya dikenal sebagai bagian dari bunga yang membantu proses penyerbukan.
Namun ternyata, struktur mikroskopis dari serbuk sari bisa dimanfaatkan untuk membuat bahan baru yang bermanfaat.
Dilansir dari LiveScience, peneliti percaya bahwa kertas berbasis serbuk sari bisa menjadi alternatif ramah lingkungan.
Hal ini penting karena industri kertas saat ini masih banyak menggunakan kayu yang menyebabkan penebangan hutan.
Dengan teknologi ini, manusia bisa mengurangi ketergantungan pada pohon untuk bahan baku kertas.
Baca Juga: Rumah di Delhi Kini Jadi Benteng Digital: Dari CCTV Palsu hingga AI Face Scan
Serbuk sari juga bisa diolah menjadi spons yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Spons dari serbuk sari dinilai lebih aman untuk lingkungan karena mudah terurai secara alami.
Jika dibandingkan dengan spons sintetis, produk dari serbuk sari ini tidak akan menambah limbah plastik.
Menurut para peneliti, serbuk sari bisa dimodifikasi sehingga lebih lentur dan tidak mudah hancur saat digunakan.
Proses pengolahan dilakukan dengan teknik kimia sederhana yang bisa mempertahankan kekuatan alami pollen.
Kertas dari serbuk sari memiliki tekstur unik dan lebih tahan lama dibandingkan kertas biasa.
Sedangkan spons dari pollen dapat menyerap cairan dengan baik tanpa menimbulkan sampah berbahaya.
Para ilmuwan menilai ide ini sebagai langkah penting menuju teknologi ramah lingkungan masa depan.
Dalam jangka panjang, teknologi ini bisa digunakan untuk produk sehari-hari seperti buku, tisu, hingga alat pembersih.
Tidak hanya itu, penelitian ini juga bisa membantu mengurangi limbah serbuk sari yang biasanya tidak terpakai.
Dengan cara ini, inovasi berbasis alam dapat menjadi solusi nyata untuk masalah lingkungan global.
Peneliti berharap teknologi serbuk sari bisa dikembangkan lebih luas dan diproduksi secara massal.
Jika berhasil, kertas dan spons dari pollen bisa menggantikan produk konvensional yang mencemari bumi. (aak)
Editor : Richard Lawongan