RADARPAPUA - Sebuah insiden yang mengejutkan terjadi dalam pertandingan final palu putra di stadion Olimpiade, Tiongkok timur, pada hari Sabtu, ketika atlet Kuwait, Ali Zankawi, tidak sengaja melukai seorang wasit dengan lemparannya.
Dilansir dari laporan The Guardian, lemparan palu yang seharusnya mengarah lurus ke luar lapangan malah melenceng ke samping dan merunduk ke arah kanan, akhirnya mengenai kaki wasit yang duduk di dekatnya.
Ali Zankawi, setelah menyadari insiden tersebut, segera berlari mendekati wasit yang terluka, Huang Qinhua, yang berusia 62 tahun, ketika ia melihat darah mengalir dari luka tersebut.
Dengan cepat, Zankawi menggunakan kekuatannya untuk memasang tourniquet di paha Huang, menghentikan perdarahan yang terjadi. Tim medis tiba untuk membawa Huang pergi dengan tandu setelah tourniquet dipasang, dan ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Pada konferensi pers hari Minggu, juru bicara Olimpiade Xu Deqing mengonfirmasi, "Dia tiba di rumah sakit pada pukul 20:15, dan didiagnosis menderita patah tulang tibiofibular kanan terbuka, yang saat ini tanda-tanda vitalnya stabil."
Seperti dalam banyak kompetisi atletik, wasit duduk beberapa meter jauhnya dari jaring berbentuk sangkar yang mengelilingi lingkaran lempar, di mana para atlet berputar dan melakukan lemparan. Namun, kekuatan dan kecepatan palu berbobot 7,26 kg tersebut membuat jaring hanya mampu meredam dampak palu, bukan menghentikannya sepenuhnya. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey